Bereksperimentasi Membuat Sate Kambing Khas Tegal

Sate Kambing khas Tegal

Salah satu yang saya lakukan bersama istri bila ada waktu senggang (baca: liburan di rumah saja) adalah bereksperimentasi atau ujicoba resep-resep masakan. Sebagai pecinta kuliner tradisional, saya memiliki banyak sekali koleksi resep-resep masakan tradisional dari seluruh penjuru Nusantara, dari Sabang sampai Merauke; dari Aceh sampai Papua. Sehingga bila ingin ujicoba resep tertentu, tinggal buka-buka koleksi resep.

Hari Ahad pagi, 3/9/2017, melihat daging kurban masih ngendon di kulkas sejak kemarin, membuat istri menanyakan kepada saya soal daging kambingnya mau dimasak apa. Setelah bolak-balik tabloid  resep, akhirnya sepakat membuat sate.

Sate adalah salah satu kuliner Indonesia yang kaya variasi dan kekhasan di setiap daerah. Sate dengan komponen kambing misalnya, pada setiap daerah memiliki ramuan bumbu yang berbeda-beda, sehingga juga mencuatkan cita rasa yang berbeda dan beragam.

Daerah yang terkenal dengan kuliner sate kambingnya yang khas antara lain Tegal, Brebes, Wonogiri, Tulungagung, Surabaya, dan Sumbawa. Melihat komposisi bahan di antara resep-resep membuat sate kambing dari berbagai daerah itu, akhirnya kami memutuskan untuk membuat sate kambing ala Tegal. Kebetulan bahan-bahan untuk membuat sate kambing khas Tegal yang paling lengkap, juga membuatnya sangat simpel.

Berikut ini resep sate kambing khas Tegal yang enak dan lezat yang kami buat:

Bahan:

  • 300 gram daging kambing, dipotong kotak
  • 1 lembar daun pepaya
  • 18 buah tusuk sate

Bahan olesan (aduk rata):

  • 5 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok makan minyak goreng
  • 1/8 sendo teh merica bubuk
  • ½ sendok teh garam

Bahan saus (aduk rata):

  • 5 butir bawang merah, dipotong-potong
  • 3 buah cabai rawit merah, diiris-iris
  • 1 buah tomat, dipotong kotak
  • 6 sendok makan kecap manis
  • 1/8 sendok teh merica bubuk
  • ¼ sendok teh air jeruk limau

Cara membuat:

  1. Remas-temas daging kambing dan daun pepaya. Diamkan 15 menit. Bersihkan.
  2. Rendam daging kambing di dalam bahan olesan. Diamkan 10 menit.
  3. Tusuk-tusuk dengan tusukan sate. Bakar sambil dioles bahan olesan di atas bara abi sampai matang.
  4. Sajikan bersama sausnya.

Alhamdulillah, sate kambing ala Tegal yang kami (baca: istri, dan saya hanya membantu hehe) buat dengan resep di atas, dengan modifikasi bumbu olesan yang disesuaikan dengan selera kami, rasanya cukup lezat, enak, bumbunya meresap, dan dagingnya empuk. Anak-anak kami yang di hari-hari biasa tidak suka makan sate kambing, menjadi suka melahapnya.

Salah satu rahasia yang menjadikan dagingnya empuk adalah daun pepaya. Daun pepaya memang mengandung enzim papain yang dapat mengempukkan daging. Selain daun pepaya, pengempuk daging alami lainnya adalah buah nanas, lemon, dan buah kiwi.

Nah, selamat mencoba kelezatan sate kambing dengan bumbu khas Tegal, Jawa Tengah, ya.* (@Kang Asti)

 

 

Facebook Comments

Tentang Kang Asti

Writer, blogger, book-preneur, dan social-preneur. Direktur Hanum Publisher, Ketua Yayasan Mutiara Ilma Nafia, Sekretaris Forum Masyarakat Madani (FMM) Kabupaten Grobogan, Pengurus bidang program Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Grobogan, Ketua Blogger Grobogan, dan Kabid Pendidikan Anti Korupsi DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Jawa Tengah. Hobi banget membaca; penyuka kuliner, dan wisata. Tawaran kerjasama via e-mail: badiatulmuchlisinasti@gmail.com
Tulisan ini dipublikasikan di Kuliner, Serba-serbi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *