You cannot copy content of this page

Bincang Asyiknya Nge-Blog Bersama Mas Tri Wahyu dari Kudus Blogger Community

Setahun terakhir, minat saya di bidang blogging atau nge-blog cukup stabil. Bahkan saya menemukan gairah menulis lepas di blog. Tidak seperti dulu saat mengenal dunia blog pertama kali pada tahun 2008, hanya suka bikin blog tapi malas mengisinya. Bahkan sering bikin, tapi kemudian lupa user name dan password-nya hehe…

Menulis di blog, ternyata beda dengan saat saya menulis untuk koran atau majalah. Menulis di blog relatif lebih nyantai, bersifat sangat personal, mengalir, kadang menulis sesuatu yang remeh tapi bikin hati plong.

Bekal menulis lepas di koran sejak tahun 1994 dan menulis buku sejak tahun 2004, menjadikan saya tidak kesulitan menulis untuk blog. Meski, sekali lagi, menulis di blog memiliki sensasi yang berbeda. Setidaknya, tidak ada beban tulisan kita nanti dimuat atau tidak dimuat, karena kendali pemuatan ada di kita sendiri.

Mas Tri Wahyu saat menyampaikan materi pengalamannya nge-blog…

Minat dan gairah nge-blog itulah yang kemudian mengantarkan saya menginisiasi berdirinya komunitas blogger di Kabupaten Grobogan. Saya mengimpikan komunitas ini menjadi ajang silaturahmi dan pemberdayaan para blogger di Grobogan.

Berdirilah kemudian komunitas blogger yang bernama Blogger Grobogan (BG) pada hari Minggu, 5 Februari 2017, di Warung Sedep Yanto Ganjar, Jl. Purwodadi-Blora, Getasrejo, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan. Oleh puluhan blogger Grobogan yang hadir, saya pun didaulat untuk menahkodainya.

Baca juga: Blogger Grobogan Terbentuk, Sebagai Gerbong Silaturahmi dan Pemberdayaan Diri

Komunitas ini menggulirkan program kopdar bulanan yang diisi dengan sharing terkait dunia blogging. Pada Minggu (17/9/2017) alias kopdar edisi bulan September 2017, BG menghelat kopdar yang diisi dengan acara bincang asyiknya nge-blog dengan menghadirkan pembicara dari luar daerah, yakni mas Tri Wahyu Budi Utomo. Beliau adalah koordinator  Kudus Blogger Community (KBC). Bincang asyinya nge-blog dihelat di Angkringan Pak Ujang, Jl. A. Yani 67 Purwodadi.

Momen seperti ini menurut saya spesial, karena saya—yang sudah tergolong berumur ini hehe—dapat memperoleh banyak sekali ilmu tentang dunia blogging. Meski mas Tri Wahyu tergolong masih sangat muda, kelahiran tahun 1993 (jauh di bawah saya), tapi pengalaman nge-blognya sudah sangat luar biasa.

Acara berlangsung santai, pesertanya juga santai…

Saya banyak menyerap ilmu nge-blog dari beliau, terutama bagaimana memonetisasi blog kita, salah satunya dengan google adsense. Sehingga, aktivitas nge-blog tidak sekedar posting tulisan, tapi sekaligus bisa menghasilkan pendapatan (baca: uang).

Tidak tanggung-tanggung, pendapatan dari blog bisa sangat ‘membelalakkan mata’. Mas Tri misalnya bercerita pernah menembus pendapatan sekira $15.000 yang bila dirupiahkan tentu akan memperolah angka yang cukup fantastis.

Baca juga: Kiat Tembus Penghasilan Seribu Dolar per Bulan dengan Nge-Blog

Saya kira monetisasi adalah salah satu gairah lain dari nge-blog, di mana nge-blog tidak sekedar hobi, tidak sekedar posting tulisan, tidak sekedar berbagi ide dan informasi, tidak sekedar eksis di dunia maya, namun juga dapat menghasilkan uang.

Saya banyak belajar tentang hal ini, lewat sharing dengan teman-teman blogger lain, yang rata-rata masih sangat muda. Meski tujuan utama saya nge-blog tidak cari duwit, tapi bila kemudian efek dari nge-blog itu dapat duwit, maka saya tentu tidak menolaknya. Yuk, nge-blog!* (kangasti.com)

Facebook Comments

Author

badiatulmuchlisinasti@gmail.com
Writer, blogger, book-preneur, dan social-preneur. Direktur Hanum Publisher, Ketua Yayasan Mutiara Ilma Nafia, Sekretaris Forum Masyarakat Madani (FMM) Kabupaten Grobogan, Pengurus bidang program Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Grobogan, Ketua Blogger Grobogan, dan Kabid Pendidikan Anti Korupsi DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Jawa Tengah. Hobi banget membaca; penyuka kuliner, dan wisata. Tawaran kerjasama via e-mail: badiatulmuchlisinasti@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *