You cannot copy content of this page

Pertemuan Penguatan Komitmen Penurunan AKI dan AKB di Puskesmas Tegowanu

Pertemuan penguatan komitmen penurunan AKI dan AKB di Aula Kecamatan Tegowanu

Angka kematian ibu dan bayi di Kabupaten Grobogan yang kembali meroket tinggi, menjadikan seluruh pemangku kepentingan kesehatan ibu dan anak melakukan kondoslidasi. Hari Selasa (30/10/2018), saya didaulat menjadi narasumber terkait strategi kolaborasi penurunan AKI dan AKB atas undangan dari UPTD Puskesmas Kecamatan Tegowanu.



Baca juga: Tiga Hari di Kudus, Berbagi Motivasi Peran Civil Society dalam Penurunan AKI dan AKB

Upaya penurunan AKI dan AKB memang harus dilakukan secara kolaboratif dan gotong royong seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi yang komprehensif selaras dengan program Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng yang dilaksanakan dengan cara lempeng, mempeng, dan bareng-bareng.

Tampak dalam foto, dari kiri Kepala Puskesmas Tegowanu, Dr. Husaini; saya (Kang Asti, sekretaris FMM KIA Kabupaten Grobogan), dan berturut-turut perwakilan dari Kecamatan Tegowanu, Koramil dan Polsek tegowanu.

Salam Mak’e Bergas Bayine Waras!

(Kang Asti, www.kangasti.com)

Facebook Comments

Author

badiatulmuchlisinasti@gmail.com
Writer, blogger, book-preneur, dan social-preneur. Direktur Hanum Publisher, Ketua Yayasan Mutiara Ilma Nafia, Sekretaris Forum Masyarakat Madani (FMM) Kabupaten Grobogan, Pengurus bidang program Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Grobogan, Ketua Blogger Grobogan, dan Kabid Pendidikan Anti Korupsi DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Jawa Tengah. Hobi banget membaca; penyuka kuliner, dan wisata. Tawaran kerjasama via e-mail: badiatulmuchlisinasti@gmail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *